Originally published on Media Indonesia

“Bekerja Sebagai Penulis, Memangnya Bisa Diandalkan?” Kalimat tersebut sering kali jadi pertanyaan atau bahkan sindiran, ketika ada yang berminat menjadi seorang penulis.

Namun, ternyata jawabannya adalah sangat bisa. Tidak perlu melongok ke para penulis novel atau biografi ternama macam Andrea Hirata atau Alberthiene Endah. Namun mereka yang menjadikan penulisan sebagai karier pun dipastikan bisa ‘hidup’ layak.

“Tidak percaya? Langsung saja googling dengan kata kunci lowongan kerja penulis. Setelah menekan enter, Anda akan melihat ribuan iklan lowongan kerja untuk penulis bersliweran di jagat Google,” kata Aulia R. Sungkar, founder sekaligus Direktur Alveo.co.id pada Senin (29/8).

Perlu diketahui bahwa Alveo.co.id, perusahaan yang berfokus melayani berbagai macam jenis penulisan kreatif, penerjemahan, dan penyuntingan naskah, Dari lowongan penulis konten untuk perusahaan, penulis yang paham teknik search engine optimization alias SEO, penulis naskah iklan alias copywriting, penulis report writing alias penulis laporan perusahaan seperti annual report dan sustainable report, hingga jasa yang terkait di sekitarnya, seperti penyunting naskah buku, sampai penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa asing maupun sebaliknya.

Aulia menyebut peluang kerja di bidang penulisan terbentang lebar. “Peluang kerja di industri penulisan masih terbuka lebar. Hal ini sejalan dengan Riset Dentsu Aegis Network yang memaparkan industri penulisan terus bertumbuh positif dari tahun ke tahun.”

“Berdasar Dentsu Insights Consumer Report konsumsi online di Indonesia naik sebesar 70 persen selama 60 hari setelah pandemi melanda pada 2020. Dan ini akan terus meningkat dari tahun ketahun,” ujar Aulia, yang akrab dengan nama panggilan Ollie.  

Hal ini pun dibuktikan langsung oleh Ollie yang mendirikan Alveo sejak 2016. Hingga kini, sebagai sebuah agensi penulisan dan penerjemahan jumlah klien dan pekerjaan Alevo terus bertumbuh dari tahun ke tahun Kini Alveo.co.id mempekerjakan lebih dari sepuluh staf dan profesional, baik fulltime maupun paruh waktu, dari berbagai bidang sebagai penulis, penerjemah, penyunting naskah, serta marketing dan admin.

“Saya bersyukur perusahaan saya terus bertumbuh bahkan di masa pandemi kemarin. Pola kerja dari rumah (WFH) pun sangat fleksibel diterapkan di bidang ini ketika di puncak pandemi kemarin,” urainya. Dirinya pun melihat agensi lain mengalami pertumbuhan yang baik. Jadi ini menurutnya sebagai indikator bahwa profesi penulisan akan terus bertumbuh pesat. “Yang menarik adalah, kita tidak harus berlatar belakang sastra untuk bisa menjadi seorang penulis. Karyawan kami pun berasal dari berbagai latar pendidikan yang berbeda,” ujarnya.

Dirinya pun melihat agensi lain mengalami pertumbuhan yang baik. Jadi ini menurutnya sebagai indikator bahwa profesi penulisan akan terus bertumbuh pesat. “Yang menarik adalah, kita tidak harus berlatar belakang sastra untuk bisa menjadi seorang penulis. Karyawan kami pun berasal dari berbagai latar pendidikan yang berbeda,” ujarnya. “Yang terpenting adalah jika kita berhasrat menjadi seorang penulis, maka yang paling utama growth mindset harus dipegang erat,” jelasnya. “Keinginan untuk terus meningkatkan skill kepenulisan dengan belajar berbagai teknik atau gaya penulisan harus terus dipupuk. Hanya dengan begitu kita bisa tetap relevan mengikuti berbagai perkembangan terbaru di industri ini,” pungkas Ollie. (RO/OL-09)

%d bloggers like this: